Senin, 07 Oktober 2013

teori organisasi umum (tugas1)



Tugas 1
1.    Pengertian organisasi dari beberapa tokoh :
Organisasi Menurut Stoner
Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama.
 Organisasi Menurut James D. Mooney
Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
Organisasi Menurut Chester I. Bernard
Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
Organisasi menurut pengertian sendiri
Sekelompok orang yang melakukan kerja sama untuk mencapai suatu tujuan yang diinginkan.

2.    Ciri-ciri dan unsur organisasi :
Ciri-ciri :
 Adanya komponen ( atasan dan bawahan)
Penjelasan : disetiap organisasi membentuk ketua dan juga bagian-bagian lainnya untuk mengatur, menjalankan dan melakukan pekerjaan sesuai yang di minta oleh atasan.
Adanya kerja sama (cooperative yang berstruktur dari sekelompok orang
Penjelasan : di dalam organisasi terdapat kerjasama yang terstruktur oleh sekelompok orang.
Adanya tujuan
Penjelasan : organisasi dibentuk tentunya memiliki tujuan yang diinginkan oleh sekelompok orang yang melakukan organisasi.
Adanya sasaran
Penjelasan : organisasi juga memiliki sasaran yang dituju untuk melakukan sesuatu kegiatan.
Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati
Penjelasan : dalam organisasi juga menuntut tata tertib yang berlaku sehingga tidak keluar jalur dalam organisasi.
Adanya pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas
Penjelasan : setiap organisasi membuat suatu koordinasi misalnya, ketua, wakil, dan lain-lain mereka pun memiliki tugas dan wewenang masing-masing.

Unsur :
 Manusia : orang yang melakukan kerja sama dalam suatu organisasi
 Kerjasama
: yang akan mereka lakukan dalam suatu organisasi
 Tujuan bersama-sama
:untuk mencapai apa yang mereka inginkan dan apa yang akan mereka tuju.





3.    Bentuk-bentuk bagan organisasi :

A. Bagan Horizontal
 mengapa bagan tersebut di katakan horizontal karena pada bagan tersebut jika semakin banyak jabatan-jabatan yang di buat dalam perusahaan tersebut maka bagan ini akan semakin luas menyamping
 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjWafbdDvYcIq1_a6_5czJjLT3BB2Yqd9pZIUaFhkNNPQ12vhBVtUNSosK3pNrLRAIgjt4oODkTwaV483zS0OgHWrc8sFtNyWefDM-KgwLzRCkSSgJOXADI6Leg4y9g4vx0h1vZj1PER3w/s200/Untitled-1.jpg

Bagan Struktur Organisasi Berbentuk Horizontal

B. Bagan Vertikal
  Bagan vertikal adalah kebalikan dari bagan Horizontal. Bagan Vertikal pada umumnya bagan ini jika dalam perusahaan banyak sekali jabatan atau kepala-kepala bagian dari masing-masing divisi maka bagan ini akan semakin panjang ke bawah.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9vJbx0eBNxVDS3ak-txjgA9HtLRiKkYATsy93UH-sOrQvOBWhLsUJJYcfXdGYy0AMhViOwrKUD0YUZDzYktTqXXd1jesRzDm_Px-BuoOFQJCJZgwW7-xgfYRuzepP_EeWM1BBtd0fDfE/s200/Untitled-2.jpg
Bagan Struktur Organisasi Berbentuk Vertikal

C. Bagan Lingkaran
Kenapa bagan ini berbentuk lingkaran karna mungkin dalam suatu perusahaan memang sangat memiliki perbedaan tersendiri dalam menyusun bagian-bagian dari perusahaan itu tersebut oleh karena itu banyak sekali model bagan yang terbentuk. pada model bagan ini jika setiap penambahan anggota maka bagan ini akan bertambah diameternya dan semakin membesar.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjkUKvs_AOzav9rfof3Ti23gP6GRf40x1fDOgLJz3TZFilch68Q2v8L8I1nvA3ZrCKnOASRNuZ21EVA6K7j_acqNhxQitpgM7u875swdsLEdNrXAAoPPVUnmFh6DzdmuruOSADuEpPe8FM/s1600/Untitled-3.jpg

Bagan Struktur Organisasi Berbentuk Lingkaran

 D. Bagan Piramid
Bagan ini sangat mudah digunakan karna bentuknya seperti Piramid yang menempatkan bagian-bagian dalam perusahaan yang paling tertinggi di letakan pada bagian TOP dan untuk karyawan di letakan MID dan untuk Office Boy di letakan pada Bagian LOWER.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi7_Lb_EoFJRrwW1xPboS4rK4Risri0aRq1EtVhkOZ-IF4y3QNk-n-G2j-tv7yA0QO6fPgDwdM8VaGgoa_WX-6ZjttdydwMdVNWdSnqCLal1Nx0vjG4mzGhJKWdRn32lRetemNa6nJApSw/s200/Untitled-4.jpg
Bagan Piramid


Sumber :

Sabtu, 29 Juni 2013

RANGKUMAN

Kesimpulan dari tulisan-tulisan ibd

·        Terkaitan ilmu budaya dasar(IBD) dengan ilmu pengetahuan sosial(IPS)
Persamaan : sama-sama mempelajari tentang masalah dan kehidupan sosial,bukan ilmu yang berdiri sendiri dan ilmu yang mempelajari tentang masalah sosial di muka bumi dan juga kehiduapan manusia
Perbedaan : ISD itu memperdalam kehidupan manusia meliputi sikap,dan kepribadian seseorang, sedangan IPS diarahkan pada suatu ilmu pengetahuan intelektual manusia.
·         Manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan satu sama yang lain dan membutuhkan kerja sama. Seperti tolong menolong dan kegiatan lainnya yang memerlukan bantuan orang lain. Manusia makhluk yang sempurna diciptakan oleh Allah memiliki akar, pikiran. Mereka dapat menggunakan akal dan pikiran untuk bekerja, melakukan sesuatu dan lain sebagainya. Dan manusia memiliki otak untuk berfikir dan menentukan mana yang baik dan benar.
·         Kebudayaan setiap bangsa itu berbeda-beda.misalnya : kebudayaan bangsa di daerah timur dan di indonesia itu berbeda. Kebudayaan bangsa timur masih menganut paham jaman dulu atau larangan yang diberikan pada nenek moyang pada jaman dahulu, mereka pun sampai sekrang masih mempercayainya. Ada juga bangsa indonesia yang masih menganut paham seperti kebudayaan timur yaitu, upacara-upacara adat yang masih dilakukan sampai sekarang.
·         Manusia dan cinta itu saling berhubungan. Setiap manusia memiliki cinta dan cinta itu akan tertuang kepada manusia yang lain. Mereka dapat memberikan kasih sayang yang akan mereka berikan dan tunjukkan kepada yang lainnya
·         Keindahan manusia berbeda-beda karena kesukaan dan nilai estentik yang dirasakan oleh setiap manusia pun kadang berbeda.mereka bisa merasaan hal ini indah atau tidak menurut perasaan mereka sendiri.
·         Setiap manusia memiliki keserasian yang berbeda misalnya terhadap pasangan sendiri.
·         Manusia memiliki sifat ketakutan, jika manusia itu sudah memiliki sifat takut terhadap sesuatu yang akut maka akan timbul kegangguan mentalnya untuk manusia tersebut. Dan timbulah phobia yang dialami manusia itu sendiri.
·         Keadilan harus diterapkan kepada setiap manusia, jika ada seorang teman yang bersikap tidak adil kita pun berhak untuk berkomentar ataupun mengeluarkan pendapat kita. Kita sebagai manusia harus mempertahankan sikap keadilan. Karena sikap keadilan sangat penting pada diri kita
·         Kejujuran sangat penting diterapkan pada setiap manusia. Jujur dari nuraninya dan jujur dari dalam hatinya.
·         Ideologi adalah sekumpulan ide-ide masyarakat yang dituangkan kedalam musyawarah. Setiap manusia berhak menuangkan ide atau gagasan mereka dalam bentuk apapun baik saran maupun kritik, baik tulisan maupun lisan
·         Cita-cita adalah keinginan yang terdapat dalam diri setiap manusia. Biasanya dari kecil kita suah memiliki cita-cita. Dan jika seseorang sudah memiliki keinginan untuk menggapai cita-cita tersebut, maka manusia itu akan terus menggapai sampai ia dapat.
·         Manusia memiliki tanggung jawab. Dan tanggung jawabnya pun berbeda pula. Misalnya, anak kecil dengan orang tua sangat sekali berbeda karena orang tua memiliki tanggung jawab yang lebih besar terhadap anak-anaknya.
·         Pengabdian manusia itu terhadap siapa saja, terutama terhadap Tuhan Yang Maha Esa dengan menjalankan perintahnya. Dan kepada orang tua dengan memperhatikannya ketika mereka sakit dan tidak menyakiti hatinya,juga pengabdian terhadap masyarakat
·         Jika manusia sudah memiliki keinginan selain mereka berdoa mereka juga harus berkorban demi apa yang akan mereka raih dan capai. Agar tercapainya saesuatu yang mereka inginkan.

Sabtu, 11 Mei 2013

MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB


Tulisan ke 9
MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB
·         Pengertian tanggung jawab
Pengertian tanggung jawab
tanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah, keadaan wajib menanggung segala sesuatu, sehingga bertanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya.
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban. Tanggung jawab bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian kehidupan manusia, bahwa setiap manusia pasti dibebani dengan tanggung jawab.

Makna tanggung jawab

Makna dari istilah “tanggung jawab” adalah “siap menerima kewajiban atau tugas”. Arti tanggung jawab di atas semestinya sangat mudah untuk dimengerti oleh setiap orang. Tetapi jika kita diminta untuk melakukannya sesuai dengan definisi tanggung jawab tadi, maka seringkali masih merasa sulit, merasa keberatan, bahkan ada orang yang merasa tidak sanggup jika diberikan kepadanya suatu tanggung jawab. Kebanyakan orang mengelak bertanggung jawab, karena jauh lebih mudah untuk “menghindari” tanggung jawab, daripada “menerima” tanggung jawab.

·         Macam-macam tanggung jawab

Jenis-jenis tanggung jawab
a. Tanggung jawab terhadap diri sendiri

Tanggung jawab terhadap diri sendiri menuntut kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi. Dengan demikian bisa memecahkan masalah masalah kemanusiaan mengenai dirinya sendiri. Menurut sifat dasarnya manusia adalah makhluk bermoral, tetapi manusia juga seorang pribadi. Karena merupakan seorang pribadi maka manusia mempunyai pendapat sendiri sebagai perwujudan pendapat perasaan dan angan angan itu manusia berbuat dan bertindak. Dalam hal ini manusia tidak luput dari kesalahan, kekeliruan, baik di sengaja maupun tidak.
b. Tanggung jawab terhadap keluarga

Keluarga merupakan masyarakat kecil. Keluarga terdiri dari suami istri, ayah ibu dan anak anak, dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga. Setiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab terhadap keluarganya. Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga. Tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan, pendidikan dan kehidupan.

c. Tanggung jawab terhadap masyarakat

Pada hakikatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan manusia lain, sesuai dengan kedudukannya sebagai makhluk sosial. Karena membutuhkan manusia lain maka ia harus berkomunikasi dengan manusia lain tersebut. Sehingga dengan demikian manusia disini merupakan anggota masyarakat yang tentunya mempunyai tanggung jawab seperti anggota masyarakat yang lain agar dapat melangsungkan hidupnya dalam masyarakat tersebut. Wajar apabila segala tingkah laku dan perbuatan harus di pertanggung jawabkan pada masyarakat.

d. Tanggung jawab terhadap bangsa dan negara

Satu kenyataan lagi, bahwa tiap manusia, tiap individu adalah warga negara suatu negara. Dalam berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia terikat oleh norma norma atau aturan aturan yang dibuat negara. Manusia tidak dapat berbuat semaunya sendiri. Bila perbuatan manusia itu salah, maka ia harus bertanggung jawab terhadap negara.

e. Tanggung jawab terhadap tuhan

Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkan untuk mengisi kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab langsung terhadap tuhan. Sehingga tindakan manusia tidak bisa lepas dari hukuman hukuman tuhan yang dituangkan dalam berbagai kitab suci melalui berbagai macam agama. Pelanggaran dari hukuman hukuman tersebut akan segera diperingatkan oleh tuhan dan jika dengan peringatan yang keras pun manusia masih juga tidak menghiraukan maka tuhan akan melalukan kutukan. Sebab dengan mengabaikan perintah perintah tuhan berarti mereka meninggalkan tanggung jawab yang seharusnya dilakukan manusia terhadap tuhan sebagai penciptanya, bahkan untuk memenuhi tanggung jawabnya manusia perlu pengorbanan.

1 contoh pada tiap-tiap jenis tanggung jawab
a.       Tanggung jawab terhadap diri sendiri.
Contoh dari tanggung jawab kepada diri sendiri adalah seperti kita makan pada tepat waktu. Hal tersebut kita lakukan agar kita tidak sakit karena telat makan. Hal lain seperti menjaga kebersihan tubuh, seperti mandi.
b.      Tanggung jawab terhadap keluarga.
Contoh tanggung jawab pada keluarga adalah seperti saat ini saya kuliah saat ini. Saya kuliah uangnya dari orang tua saya. Karena itu saya bertanggung jawab untuk kuliah dengan benar dan rajin, lulus dengan ipk tinggi agar orang tua saya bangga.
c.       Tanggung jawab terhadap Tuhan.
Tanggung jawab saya kepada tuhan adalah saya harus menjalani perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
d.      Tanggung jawab terhadap bangsa.
Contoh tanggung jawab kepada bangsa adalah mengikuti peraturan-peraturan yang ada pada Negara. Seperti membawa SIM bila mngemudikan kendaraan atau mengunakan safety belt bila mengemudikan mobil atau duduk di depan.
e.      Tanggung jawab terhadap masyarakat.
Contoh dari tanggung jawab kepada masyarakat adalah kita menjaga nama baik masyarakat di lingkungan kita dengan cara bersikap baik, tidak melakukan hal-hal yang tidak baik seperti mencuri atau bahkan seorti buang sampah semabrangan pada lingkungan kita.

·         Pengabdian dan pengorbanan 

Pengertian pengabdian

Pengabdian adalah perbuatan bik yang berupa pikiran, pendapat, ataupun tenaga sebagai perrwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas. Pengabdian bisa disebut juga sebagai rasa tanggung jawab.
Manusia merupakan makhluk ciptakan Tuhan, sebagai manusia kita wajib mengabdi kepada Tuhan.  Pengabdian tersebut berarti penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan, dan itu merupakan perwujudan tanggung jawabnya kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Macam-macam pengabdian

  • Pengabdian terhadap Tuhan yang Maha
EsaYaitu penyerahan diri secara penuh terhadap Tuhan dan merupakan perwujudan tanggung jawabnya yang juga diikuti oleh pengorbanan. Contoh: Umat Islam melaksanakan shalat lima waktu dalam sehari, melakukan zakat, melaksanakan kurban dan sebagainya, itu semua tidak lain adalah untuk pengabdian kepada Tuhan yang Maha Esa.
  • Pengabdian kepada masyarakat
Ini timbul karena manusia dibesarkan dan hidup dalam masyarakat, sehingga sebagai perwujudan tanggung jawabnya kemudian melakukan pengabdian juga pengorbanan. Contoh: Seorang mahasiswa yang telah lulus, kemudian berusaha memajukan pendidikan di desanya dengan mendirikan sekolah, walaupun tanpa imbalan apapun, ia lakukan demi kemajuan desanya.
  • Pengabdian kepada raja
Yaitu suatu penyerahan diri secara ikhlas kepada rajanya, karena dianggap yang melindunginya, walaupun sekarang jarang terjadi. Contoh: Seorang gadis dengan suka rela dijadikan selir oleh rajanya.
  • Pengabdian kepada negara
Timbul karena seseorang merasa ikut bertanggung jawab terhadap kelestarian (kelangsungan) negara dan demi persatuan kesatuan bangsa. Contoh: Dalam usaha merebut kembali Irian Barat dari penjajah Belanda, banyak pemuda yang mendaftarkan diri menjadi sukarelawan.

  • Pengabdian kepada harta
Ini terjadi karena seseorang memandang bahwa harta yang menghidupinya, sehingga tindakan- tindakannya semata- mata demi harta. Kadang- kadang ia tanpa menyadari justru mengorbankan dirinya untuk mempertahankan hartanya, yang akhirnya tidak dapat menikmati hartanya.
  • Pengabdian kepada keluarga
Ini timbul karena keinginan untuk membahagiakan keluarga dengan terpenuhinya kebutuhan secara lahir dan batin secara layak.

1 contoh pengabdian dalam kehidupan sehari-hari
Contoh Pengabdian dalam kehidupan sehari-hari ialah seorang yang menjalankan ibadah adalah salah satu contoh pengabdian kepada Tuhannya.
Pengertian pengorbanan
Pengorbanan adalah pemberian yang didasarkan atas kesadaran moral yang tulus ikhlas semata-mata. Pengorbanan merupakan akibat dari pengabdian. Pengorbanan diserahkan secara ikhlas tanpa pamrih, tanpa ada perjanjian, tanpa ada transaksi, kapan saja diperlukan.
Pengabdian lebih banyak menunjuk kepada perbuatan sedangkan pengorbanan lebih banyak menunjuk kepada pemberian. Dalam pengadian selalu dituntut pengorbanan, tapi belum tentu pengorbanan menuntut pengabdian.
Macam-macam pengorbanan
  • Pengorbanan Tehadap Tuhan/Agama
  • Pengorbanan Terhadap Bangsa/Negara
  • Pengorbanan Terhadap Masyarakat
  • Pengorbanan Terhadap Keluarga
  • Pengorbanan Terhadap Diri Sendiri 
Akibat dari pengorbanan

Pengorbanan merupakan akibat dari pengabdian. Pengorbanan dapat berupa harta benda, pikiran, perasaan, bahkan dapat juga berupa jiwanya. Pengorbanan diserahkan secara ikhlas tanpa pamrih, tanpa ada perjanjian, tanpa ada transaksi, dan kapa saja diperlukan. 
Contoh dari pengorbanan

Pangeran Sidharta Gautama dari Kapilawastu diharapkan oleh ayahnya untuk kemudian menggantikan kedudukannya sebagai raja. Tetapi, Pangeran tersebut lebih tertatik pada kehidupan pertapa untuk memperoleh penerangan agung bagaimana caranya manusia dapat membebaskan dirinya dari sengsaa melalui pelepasan dan mencapai kehidupan abadi di sorga. Ia mengorbankan kehidupannya yang mewah duniawi dalam istana, ia mengorbankan kepentingan keluarganya, karena memandang bahwa kepentingan umat manusia perlu didahulukan.
Sumber :
·         Prayogoanakpantai.blogspot.com
·         Wuryanano.wordpress.com
·         Mahisaajy.blogspot.com
·         Tabinabungasa.blogspot.com
·         Meiliaupstar.blogspot.com
·         Satyaariyono.wordpress.com
·         Joents.blogspot.com
·         Raymond-choky.blogspot.com
·         Fadilahharokah.blogspot.com 

MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP


Tulisan ke 8
MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP
Pengertian pandangan hidup
Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup itu bersifat kodrati. Karena itu ia menentukan masa depan seseorang. Untuk itu perlu dijelaskan pula apa arti pandangan hidup. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.
Macam-macam sumber pandangan hidup
Pandangan hidup banyak sekali macamnya dan ragamnya. Akan tetapi pandangan hidup dapat diklisifikasikan berdasarkan asalnya yaitu terdiri ari 3 macam :
1.Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
2.Pandangan hidup yang berasal dari ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut.
3.Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.

Pengertian ideologi                                                               
kumpulan ide atau gagasan. secara umum (lihat Ideologi dalam kehidupan sehari hari) dan beberapa arah filosofis (lihat Ideologi politis), atau sekelompok ide yang diajukan oleh kelas yang dominan pada seluruh anggota masyarakat. Tujuan untama dibalik ideologi adalah untuk menawarkan perubahan melalui proses pemikiran normatif. Ideologi adalah sistem pemikiran abstrak (tidak hanya sekadar pembentukan ide) yang diterapkan pada masalah publik sehingga membuat konsep ini menjadi inti politik. Secara implisit setiap pemikiran politik mengikuti sebuah ideologi walaupun tidak diletakkan sebagai sistem berpikir yang eksplisit.
2 hak ideologi
Sementara hak ideologi dibagi menjadi 2, yaitu :
1.    Hak memperoeh kebebasan.
2.    Hak memperoleh perlindungan sebagai warga negara.


·         Cita-cita
Pengertian dengan cita-cita
Cita-cita menurut definisi adalah keinginan, harapan, atau tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Tidak ada orang hidup. tanpa cita-cita, tanpa berbuat kebajikan, dan tanpa sikap hidup.
Cita-cita itu perasaan hati yang merupakan suatu keinginan yang ada dalam hati. Cita-cita yang merupakan bagian atau salah satu unsur dari pandangan hidup manusia, yaitu sesuatu yang ingin digapai oleh manusia melalui usaha. Sesuatu bisa disebut dengan cita-cita apabila telah terjadi usaha untuk mewujudkan sesuatu yang dianggap cita-cita itu.

1 contoh cita-cita
Dokter adalah seseorang yang mempunyai jasa menyembuhkan pasien atau seseorang yang sedang sakit. Dokter dapat menyembuhkan penyakit yang diderita pasien. Apabila aku besar nanti, aku akan menjadi dokter. Karena dokter adalah seseorang yang sangat berjasa. Aku ingin menjadi dokter karena dapat menyembuhkan pasien yang terkena penyakit. Dan di saat-saat ini aku akan belajar dengan sepandai-pandainya agar aku dapat meraih cita-citaku yang ingin menjadi dokter. Karena disaat kita kecil kita selalu dibahagiakan orang tua. Tapi saat kita akan menjadi orang yang sukses, kita harus membahagiakan orang tua.
Disaat aku kecil,aku selalu disayangi orang tua, tapi saat kita sudah besar, kita harus menyayangi orang tua kita. Aku mempunyai cita-cita menjadi dokter karena saat aku kecil waktu itu aku sedang sakit dan aku dibawa ke dokter. Dan saat itu aku akan menjadi dokter karena waktu itu aku sedang melihat seseorang yang kesakitan, dan aku melihat seorang dokter yang berjuang untuk mengobati pasien itu. Betapa besar jasa seorang dokter ketika mengobati pasiennya. Dan aku akan belajar sepandai-pandainya agar aku dapat meraih cita-citaku menjadi dokter.
Dan dokter telah berjuang demi pasiennya yang sedang sakit. Jasa seorang dokter tak akan aku lupakan. Karena dokter membantu dan berkorban untuk membantu menyembuhkan penyakit seseorang yang sedang melawan kesakitan. Tak akan kulupakan jasa seorang dokter yang amat besar memperjuangkan nyawa seseorang. Jika kau sakit, kau membantu menyembuhkanku, jasa mu tak ternilai dengan uang. Aku akan mengingat jasa mu yang mulia, tak akan kulupakan jasamu yang sangat besar.
Jika tak ada kau, orang –orang akan kesulitan menghadapi penyakit yang dideritanya. Karena itu aku akan menjadi dokter supaya bisa membantu orang-orang yang kesakitan.
·         Kebajikan
Pengertian tentang kebajikan
Kebajikan atau kebaikan atau perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengan perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma-norma agama dan etika. Makna kebajikan Manusia berbuat baik, karena menurut kodratnya manusia itu baik, mahluk bermoral. Atas dorongan suara hatinya manusia cenderung berbuat baik Manusia adalah seorang pribadi yang utuh yang terdiri atas jiwa dan badan. Manusia merupakan mahluk sosial: manusia hidup bermasyarakat, manusia saling membutuhkan, saling menolong, saling menghargai sesama anggota masyarakat. Sebaliknya pula saling mencurigai, saling membenci, saling merugikan, dan sebagainya. Sebagai mahluk pribadi, manusia dapat menentukan sendiri apa yang baik dan apa yang buruk. Baik buruk itu ditentukan oleh suara hati. Suara hati adalah semacam bisikan di dalam hati yang mendesak seseorang, untuk menimbang dan menentukan baik buruknya suatu perbuatan, tindakan atau tingkah laku.
Makna kebajikan
Manusia merupakan makhluk sosial yang artinya : manusia yang hidup bermasyarakat, manusia yang saling membutuhkan satu dengan yang lainnya, manusia saling tolong menolong dan saling menghargai sesama umat manusia. Sebaliknya pula manusia saling mencurigai, saling membenci, saling merugikan, dan sebagainya.
Ada3 hal faktor-faktor yang menentukan tingkah laku setiap manusia, yaitu :
1. Faktor pembawaan (heriditas) yang telah ditentukan pada waktu seseorang masih dalam kandungan.
2. Faktor lingkungan dimana mereka tinggal dan hidup dalam lingkungan yang baik maupun tidak baik.
3. Faktor pengalaman yang khas yang pernah dialami sewaktu dia mulai hidup dan hingga sampai dewasa.

Sumber :
·        Edhow012.blogspot.com
·        Eka-yunita-ekayunita.blogspot.com
·        Laras-dewantari.blogspot.com
·        Widyaitaw.blogspot.com
·        Jiwareformasi.blogspot.com
·        Bendhova25.blogspot.com